|
|

Selalu ada hiruk pikuk dalam sebuah pemilihan, bahkan terkadang mengharu biru. Seorang istri teman membelikan wali kelas anaknya sebuah jilbab – sedikit lebih mahal dari yang dipakainya sendiri, agar anaknya bisa menjadi pemimpin barisan dalam pawai peringatan hari kemerdekaan. Alasannya cetek; sang anak bisa difoto dengan jelas – sebagai pemimpin, untuk kemudian mencetaknya dalam ukuran besar, dan menggantungnya di ruang tamu, dan bukan di ruang keluarga kalau alasannya hanya untuk sebuah kenangan.
Dalam sebuah pemilihan yang prestisius – sehingga semua berniat dengan penuh nafsu, masalahnya bisa menjadi lebih kompleks, tanpa harus ada kerumitan (Master Campaign adalah istilah baru abad 20 dan merupakan modifikasi atau derivikasi istilah The King Maker dari abad 18 dan 19, dimana mereka sangat berpengaruh dan terhormat) . Dalam pemilihan untuk jabatan dengan iming-iming aneka kelebihan, pemilihan terkadang justru menjadi sesuatu yang menggelikan, kalau tidak mencemaskan, mulai dari pemilhan ketua ormas, parpol, bahkan (terutama) pemilihan kepala Desa, Bupati / Walikota, Gubernur, sampai pemilihan Presiden.
Membuat pemimpin seperti membuat boneka; boneka dihias dengan memberinya bedak, lipstick, dipasangkan perhiasan di telinga, leher, dada, lengan, jari, dll. Bonekanya ‘ditenggelamkan’ dalam pakaian yang seindah-indahnya. Tidak jauh berbeda dengan desainer yang ingin menjual pakaian, maka yang mengenakannya adalah model-model cantik sehingga semua mata tidak terlalu terfokus pada pakaian – yang justru ingin dijual, tapi lebih banyak – atau bahkan semuanya, beralih, mengarah ke model.
Ada orang yang kelihatan indah ketika ‘telanjang’, dan akan lebih indah ketika dikenakan pakaian.
Pada awalnya memang adalah mencari perhatian atau menarik perhatian, dan kemudian menunggu. Seperti ‘tante girang’ yang menyapukan warna putih, pink dan merah di muka dan bibirnya untuk menarik perhatian laki-laki, untuk kemudian menunggu. Ketika ‘cocok’ dan transaksi terjadi dengan pembayaran di muka, tidak boleh protes ketika pelayanan tidak bagus, sebab toh uang sudah diambil. (Maka jangan protes bila anda tidak dilayani lagi, ketika ingin nambah).
Ketika seseorang berbicara tentang programnya – yang tentu saja hebat, yang lain adalah tidak becus, katro, bahkan culas, maling, koruptor dll.
Kebohongan kampanye adalah seperti mempersembahkan racun dalam madu dan disuguhkan dengan senyum.
Dan sialnya, kita sering tergoda.
Kita – masyarakat awam yang umumnya dari desa dan kebanyakan ndeso, lebih sering kurang tertarik dengan keterus terangan. Mungkin seperti mitologi Yunani yang menceritakan bahwa ‘kebenaran’ pada awalnya datang kepada manusia dalam keadaan telanjang bulat, sehingga orang-orang lari menghindar. ‘Kebenaran’ kemudian pergi menutup dirinya, sehingga manusia menerimanya. Atau barangkali seperti yang ditulis dalam Taurat bahwa awal ketertarikan sexual berawal ketika kaum hawa menutup dirinya.
Kata-katapun seperti pakaian, yang bisa menutupi hal-hal yang tidak bisa dilihat orang lain, dan bisa sekaligus untuk menonjolkan yang menarik. Maka kampanye adalah kain, sedang cara kampanye adalah pola dan jahitan. Setiap tukang jahit bisa mendapatkan kain, tapi berbeda dalam model dan jahitan.
Sebuah alasan – dan retorika kampanye pada umumnya, bisa saja dibuat demi pembenaran dan bukan jawaban. Maka sebuah alasan bisa saja masuk akal, tapi tidak membuat yakin.
Seorang yang mempunyai ambisi besar untuk menggapai tempat yang tinggi dan tidak mampu mengendalikannya, akan selalu melihat ke atas dan tidak akan terlalu peduli – bahkan tidak lagi memperhatikan; jalan, tangga, bahkan apapun di depan mata atau di bawa kakinya.
Semoga tulisan ini salah ….
Sumber : Blog Selayar Online
Selamat Datang ...Ini merupakan Blog Pertamaku tetapi bukan yang terakhir. Melalui sarana ini saya ingin berbagi banyak cerita yang sudah saya catat dalam pikiran dan perbuatanku. Semoga anda yang mengunjungi halaman ini dapat menjadi teman berbagi yang baik, sebagaimana saya akan selalu berusaha untuk menjadi teman berbagi yang baik untuk anda.Terima kasih. Selengkapnya
Sumber : Bappeda Kabupaten Kepulauan Selayar
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2010 Selengkapnya
Sumber : Surat Kabar Umum Tanadoang Ekspress
Sosialisasi Produk Terbaru Telkom Flexi Di Kabupaten SelayarPanitia Telkom FlexiSuasana SosialisasiPeserta SosialisasiPeserta Sosialisasi Selengkapnya
|
|
|
- "Bangsa - bangsa di dunia ini berkembang karena mendidik anak-anak mereka" Hipokrates |
![]() |
Seorang pekerja anak …… buruh panggul …. bertahan di atas kendaraan … agar tidak jatuh agar bertahan hidup …
- Tidak pernah terlambat untuk peduli dan berbagi. - Selayar Online - |
|
|
|
|
|
|
![]() |
- Kriteria apa saja yang harus dimiliki Bupati Selayar 2010 – 2015?
- Siapa saja yang Anda calonkan sebagai Cabup dan atau Cawabup?
- Kirimkan pendapat anda melalui SMS ke 085656122259



















03/02/2010 09:32























